PRAKTIKUM
KIMIA ANORGANIK
PERCOBAAN
V
“PEMBUATAN
GARAM DAPUR”
Nama
: Rismayanti
Nim
: A1C118007
Kelas
: Reguler A 2018
Kelompok : I (satu)
Hari/Tanggal
: Jumat/ 12 Maret 2021
Dosen
pengampu :
Drs. Abu Bakar M,Pd
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN KIMIA
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERVITAS
JAMBI
2021
I.
Tujuan
Adapun
tujuan dari pecobaan ini yaitu sebagai berikut :
Dapat
mengetahui prinsip pemurnian dan pengkristalan garam NaCl serta dapat
mengkristalkan dan memeriksa garam dapur.
II.
Landasan
teori
Natrium
klorida merupakan senyawa yang berbentuk ion , jika diatas sepotong kertas
ditaburkan garam akan terlihat bahwa natrium klorida merupan kristal yang
berwarna putih jika dilihat melalui kaca pembesar, kristal ini setelah digerus bersifat rapuh
dan mudah larut dalam air dan mencair pada temperatur tinggi, NaCl meleleh pada
temperatur 800℃ dan mendidih pada temperatur tinggi dari 1400℃. Natrium adalah
logam putih pekat yang lunak dan meleleh pada suhu 97,5℃. Dalam udara lembab,
natrium dapat teroksidasi dengan cepat maka dari itu harus disimpan dalam keadaan
terendam seluruhnya dalam pelarut. NaCl
adalah senyawa kimia dengan rumus molekul NaCl. Sebagai komponen utama dalam
garam dapur, NaCl sering digunakan sebagai bumbu dari senyawa pengawet makanan,
untuk memperoleh NaCl yang berkualitas harus melakukan proses pemurnian, dakam
garam-garam NaCl tradisional terdapat zat-zat pengotor ataupu garam-garam
lainnya.
Teknik
pemisahan berdasarkan perbedaan titik beku disebut juga rekristalisasi,
komponen perbedaan itu harus cukup besar dan sebaliknya komponen-komponen
lainnya cair pada suhu kamar. Contohnya garam dapat dipisahkan dari air karena
garam berypa padatan, dalam bejana terbuka apabial garam dipanaskan
perlahan-lahan maka akan menguap sedikit demi sedikit, pemanasan dilakukan saat
larutan tepat jenuh, jika dicairkan akan terbentuk kristal garam secara
perlahan. Dalam pemurnian dengan cara penguapan umumnya dilakukan didalam
larutan pada kelarutan ion-ion dalam
molekul garam dalam pelarut tertentu .
III.
Alat dan bahan
|
Alat
|
Bahan
|
|
Batang
pengaduk Botol
semprot Cawan
penguap Corong
kaca 7,5 cm Corong
pisah 125 ml Corong
buchner Gelas
ukur 10 ml Gelas
ukur 100 ml Kaki
tiga Kawat
kasa Gelas
kimia 250 ml Labu
dasar rata 500 ml Pipet
tetes Statif
corong Tabung
reaksi Neraca
Statif Klem
tiga jari Pipa
kaca Sumbat
labu Selang
plastik |
Garam
dapur kotor Aquades H2SO4 |
IV.
Prosedur
kerja
V.
Data
Pengamatan
|
Perlakuan |
Pengamatan
|
|
Dilarutkan 18 gr
garam dapur dalam 0.005 l air |
Larutan
garam menjadi larutan jenuh |
|
Disaring
larutan garam tersebut |
Terdapat
endapan |
|
Dijenuhkan larutan
hasil saringan dengan menambahkan gas HCl |
Dierlenmeyer terdapat
gas berwarna kuning pudar dan berembun, terdapat endapan putih larutan
berwarna kuning. |
|
Dibuat gas HCl dengan
menambahkan 10 gram NaCl kedalam H2SO4 sebanyak 20 ml |
|
|
Disaring endapan yang
terbentuk dengan corong buchner |
Endapan dengan
larutan berpisah Endapan = kristal
putih, larutan kuning. |
|
Dicuci kristal dengan
sedikit air dingin |
Kristal terbebas dari
larutan kuning |
|
Dikeringkan
dengan bunsen |
Kristal
menjadi kerring |
|
Ditimbang garam yang
didapatkan |
2,68
gram |
PEMBAHASAN
Percobaan pemurnian
garam ini dilakukan untuk mengetahui prinsip pemurnian dan pengkristalan garam.
NaCl dapat mengkristalkan dan menguji garam dapur.pemurnian dalam percobaan ini
menggunakan prinsip rekristalisasi,rekristalisasi adalah pemurnian suatu zat
padat dari campuran atau pengotornya dengan cara menghasilkan kembali zat
tersebut setelah dialirkan dalam pelarut yang sesuai. Prinsip mengkristalkan
ini adalah perbedaan kelarutan antara zat yang diuji,larutan yang terbentuk
dipisahkan satu sama lain kemudian larutan zat didinginkan dan kristalkan
dengan cara menjenuhkannya.kristal adalah komponen dari satuan-satuan kecil
yang disebut satuan dari ion-ion dinyatakan sebagai titik-titik.satu lagi
perbedaan nyata dari senyawa NaCl yang berbentuk kristal dengan ion-ion yang
menyusunnya yaitu ion Na+ dan Cl-. hal ini disebabkan
karena di dalam kristal tersebut terjadi tarik menarik antara kation dengan
anion yang memperkecil jarak jari-jari antara ion nya.jadi struktur oktahedral
NaCl ini akan bertumbuh dengan semakin banyaknya atom Na dan Cl yang bergabung
sehingga menghasilkan kristal NaCl.
Pemisahan endapan tidak
selalu menghasilkan zat murni. Kontaminasi endapan oleh zat lain yang larut
dalam pelarut disebut konspesitan. Hal ini berhubungan dengan absorbsi pada
permukaan partikel dan terperangkap zat asing selama proses pembuatan garam
dapur yang mengandung pengotor pengotor pengotor tersebut bereaksi dengan ion
ion Ca2+, Mg2+, Al3+, Fe3+ dan so42-
sehingga perlu dilakukan pemurnian untuk menghilangkan pengotor tersebut dalam
garam dapur.

Komentar
Posting Komentar