PRAKTIKUM KIMIA
ANORGANIK
PERCOBAAN VIII
“UNSUR ALKALI TANAH”
Nama :
Rismayanti
Nim :
A1C118007
Kelas :
Reguler A 2018
Kelompok
: I (satu)
Hari/Tanggal : Jumat/ 26 Maret 2021
Dosen pengampu :
Drs. Abu Bakar M,Pd
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN
KIMIA
FAKULTAS KEGURUAN DAN
ILMU PENDIDIKAN
UNIVERVITAS JAMBI
2021
Alkali tanah merupakan
unsur-unsur yang terletak di golongan IIA pada sistem periodik unsur
diantaranya Berilium, Magnesium, Kalsium, Stronsium, Barium dan Radium. Seluruh
unsur alkali tanah bisa ditemukan dalam bentuk logam. logam alkali tanah
berwarna putih, berkilau dan reaktif pada suhu dan tekanan standar. logam
alkali tanah ini banyak ditemukan di laut dan batuan mineral dalam bentuk
senyawa karbonat, silikat atau sulfat. Oleh karena logam alkali berada di
golongan IIA maka bilangan oksidasinya adalah +2.
Pada praktikum kali ini
yaitu mengenai unsur-unsur alkali tanah yang meliputi percobaan reaksi dengan
air, sifat asam basa, hidrolisis klorida, kestabilan termal karbonat dan
kelarutan beberapa senyawa unsur alkali tanah.
1. Reaksi
dengan air
Apabila logam alkali
tanah bereaksi dengan air, maka akan membentuk logam hidroksida Mg(OH)2. Pada
percobaan ini dilakukan pengujian yang bertujuan untuk melihat reaksi antara
logam alkali tanah dengan air.
Logam alkali tanah yang digunakan dalam percobaan ini adalah magnesium, dimana logam magnesium diuji dengan dua perlakuan yang berbeda. Pada perlakuan pertama, logam magnesium direaksikan dengan air dingin dalam tabung reaksi, hasil pengamatan yang diperoleh yaitu logam magnesium tidak larut. Menurut literatur magnesium bereaksi sangat lambat dengan air pada suhu kamar dan hanya dapat bereaksi dengan air panas. Pada perlakuan kedua logam magnesium direaksikan dengan air kemudian dipanaskan, adapun hasil yang diperoleh yaitu logam magnesium tidak larut, dimana seharusnya menurut literatur logam magnesium yang direaksikan dengan air kemudian dipanaskan akan larut. Pada percobaan ini terjadi kesalahan yang disebabkan beberapa faktor di antaranya tingkat kesterilan alat dan bahan yang digunakan yang dapat menyebabkan bahan terkontaminasi dengan zat ataupun senyawa lain, tingkat ketelitian dari praktikan dan lain sebagainya.
2. Sifat
asam basa
Percobaan ini bertujuan
untuk menentukan pH dari suatu senyawa. Logam alkali tanah bersifat basa jika
direaksikan dengan air, unsur golongan ini bersifat basa sama seperti unsur
golongan alkali, namun tingkat kebahasaannya lebih lemah sifat basa.
Pada percobaan ini praktikkan mereaksikan Ca(OH)2 dengan air dan ditambahkan 2 tetes indikator untuk menguji keasamaan dan kebasaan dari keduanya, hasil yang diperoleh yaitu larutan keruh dan terdapat endapan di bawah, pH yang dihasilkan adalah 13.
3. Hidrolisis
klorida
Kekuatan hidrolisis
klorida alkali tanah dapat diperkirakan dengan cara memanaskan klorida hidrat
dan memeriksa gas hidrogen klorida yang dihasilkan. Pada percobaan ini
masing-masing klorida hidrat dari Magnesium, Kalsium dan Barium dipanaskan
dalam tabung reaksi pada kamar, adapun hasil pengamatan yang diperoleh yaitu
pada klorida hidrat dari magnesium terdapat uap air dan endapan putih, pada
Kalsium terdapat endapan putih dan uap air sedangkan pada Barium, kristal tidak
meleleh dan hanya terdapat gas.
4. Kestabilan
termal karbonat
Percobaan ini dilakukan
dengan cara memanaskan garam karbonat dalam tabung reaksi dan ditampung gas
yang terbentuk. Menurut literatur reaksi yang terjadi pada percobaan ini yaitu
penguraian dari garam karbonat itu sendiri, persamaan reaksinya sebagai berikut
:
Baco3 memiliki kestabilan termal yang lebih besar dari CaCO3 dan CaCO3 lebih besar dari MgCO3.
5. Kelarutan
senyawa unsur alkali tanah
Pada percobaan ini
terbentuknya endapan menandakan larutan terlewatkan jenuh atau dengan kata lain
kelarutannya kecil, sehingga terbentuk endapan. Pada umumnya senyawa alkali
tanah banyak yang sukar larut apabila nilai Qsp lebih besar dari Ksp nya, maka
larutan akan mengendap. Berdasarkan literatur, seharusnya kecenderungan Mg(OH)2
sukar larut Ca(OH)2 sedikit larut dan Ba(OH)2 mudah larut. Pada semua ion
alkali tanah yang direaksikan dengan ion karbonat senyawa menghasilkan larutan
yang keruh dan endapan terbentuk.







Komentar
Posting Komentar